PROSES SELEKSI BAKAL CALON KEPALA SEKOLAH 2018

TAHAPAN SELEKSI ADMINISTRASI BAKAL CALON KEPALA SEKOLAH

  1. Pemberitahuan secara resmi dari Disdikporapar Kab.Banyuasin tanggal 10 September 2018
  2. Rapat dengan Korwil Kecamatan Disdikporapar tanggal 12 September 2018
  3. Pemberitahuan secara terbuka tanggal 10 September 2018
  4. Pemberkasan oleh guru tanggal 10 s.d. 25 September 2018
  5. Berkas di terima kepala sekolah dari bakal calon kepala sekolah (Guru)  tanggal 26 September 2018
  6. Berkas diterima Korwil Kecamatan dari kepala sekolah tanggal 27 September 2018
  7. Berkas diterima Disdikporapar Kab.Banyuasin melalui Korwil tanggal 28 September 2018
  8. Seleksi Administrasi oleh Panitia tanggal 1 s.d. 3 Oktober 2018
  9. Pengumuman hasil seleksi administrasi bakal calon kepala sekolah tanggal dalam penjadwala
  10. Koordinasi dengan pihak LPKKS di Surakarta tanggal dalam penjadwalan

 

Dalam rangka memenuhi kebutuhan kepala sekolah, Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Pendidikan Pemuda Olaharaga dan Pariwisata Kabupaten Banyuasin akan mengadakan seleksi bakal calon kepala sekolah SD dan SMP, seleksi dalam (3) tiga tahap, Tahap I seleksi Administrasi Tahap II seleksi akademik (seleksi subtansi) dan tahap III adalah Diklat calon kepala sekolah.

1. Surat dari Disdikporapar ke Korwil seleksi bakal calon kepala sekolah 10-9-2018

2. Syarat Seleksi Adm Kepala Sekolah 10-9-2018

3. Surat Pernyataan Tidak Dijatuhi Hukuman Disiplin Tingkat Sedang/Berat 10-9-2018 

Sedangkan persyaratan No.

7.  Sehat jasmani, rohani, dan bebas NAPZA berdasarkan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah (dibuat di rumah sakit Bayangkara Palembang)

8. Tidak pernah dikenakan hukuman disiplin sedang dan/atau berat dengan ketentuan peraturan perundang-undangan (dibuat oleh kepala sekolah contoh seperti di atas)

9. Tidak sedang menjadi tersangka atau tidak pernah menjadi terpidana; (dibuat di Inspektorat Kabupaten Banyuasin)

 

Berita terkait sebelumnya

Pangkalan Balai, 11 Agustus 2018, Insyah Allah dalam waktu dekat akan diadakan proses pengusulan kepala sekolah melalui tahapan-tahapan sebagai berikut:

1. Proses pengusuan kepala sekolah

  • Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Membuat pengumuman berdasarkan proyeksi kebutuhan kepala sekolah yang telah dibuat.
  • Kepala Sekolah mengumumkan kepada guru-guru di sekolahnya untuk mengikuti seleksi calon kepala sekolah, kepala sekolah juga bisa menunjuk guru yang potensial untuk di usulkan sebagai peserta seleksi calon kepala sekolah. Kepala sekolah juga harus memberikan rekomendasi kepda guru yang sudah ditunjuk sebagi calon kepala sekolah.
  • Guru yang ditunjuk sebagai peserta calon kepala sekolah harus membuat surat lamaran dan melengkapi persyaratan yang telah ditetapkan.
  • Pengawas sekolah memberikan rekomendasi kepada guru yang mendaftar sebagai peserta seleksi calon kepala sekolah
  • Kepala sekolah membuat usulan kepada kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan PariwisataGuru yang direkomendasikan menjadi peserta calon kepala sekolah.
  • Dinas Pendidikan melakukan seleksi administrasi sesjuai yang diamantkan pada permendiknas nomor 28 tahun 2010, Dinas pendidikan juga harus mendistribusikan inturmen AKPK.
  • Kepala Sekolah yang diberi instrumen AKPK oleh Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Pariwisata mendistribusikan kepada Guru yang ditunjuk sebagai peserta seleksi calon Kepala Sekolah.
  • Guru mengisi Instrumen AKPK dan memberikan respon, kemudian instrumen tersebut di kumpulkan pada waktu seleksi Akademik.

2. Selesksi administratif

  1. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan PariwisataMembentuk Tim / Panitia Selsksi Administrasi Calon Kepala Sekolah
  2. Tim / Panitia Seleksi melakukan check list kelengkapan individu, melakukan kelengkapan rekap kelengkapan peserta dan membuat berita acara hasil penilaian seleksi administrasi
  3. Kepala Dinas pendidikan Pemuda Olahraga dan Pariwisata menerima hasil selsksi dari panitia seleksi administrasi dan membuat pengumuman hasil seleksi admnistrasi
  4. eKepala sekolah menyampaikan hasil seleksi adminitrasi kepada calon peserta
  5. Guru menerima hasil seleksi admnistrasi

3. Seleksi akademik

  • Kepala Dinas Pendidikan  Pemuda Olahraga dan Pariwisata menunjuk Lemabaga Penyelenggara seleksi akademik (LP3CKS = Lembaga Penyelenggara Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah)
  • LP3CKS Menyiapakan selsksi akademik.
  • Kepala Dinas Pendidikan Membuat undangan untuk peserta seleksi calon kepala sekolah.
  • Kepala Sekolah menyampaikan undangan seleksi kepada gurunya yang menjadi peserta.
  • Guru menerima undangan selsksi akademik secara resmi dan menyerahkan instrumen AKPK kepada panitia di LP3CKS.
  • LP3CKS melakukan registrasi peserta seleksi dan melakukan selsksi Akademik meliputi (Penilaian Potensi Kepemimpinan).
  • LP3CKS membuat rekapitulasi hasil seleksi akademik dan membuat berita acara hasil seleksi akademik.
  • Kepala Dinas Pendidikan menerima hasil seleksi akademik dari LP3CKS dan mengumumkan hasil seleksi akademik.
  • Kepala Sekolah menhyampaikan hasil seleksi akademik kepada peserta.
  • Guru menerima hasil seleksi akademik.

4. Diklat calon kepala sekolah

  • Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Pariwisata menunjuk lembaga penyelenggara diklat calon kepala sekolah (LP3CKS = Lembaga Penyelenggara Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah.
  • LP3CKS Merencanakan Diklat Calon Kepala Sekolah
  • Kepala Dinas Pendidikan membuat undangan peserta diklat
  • Kepala Sekolah menyampaikan undangan kepada gurunya yang mengikuti diklat CKS
  • Guru menerima undangan diklat resmi dari Dinas Pendidikan yang disampaikan oleh kepala sekolah
  • LP3CKS melaksanakan diklat calon kepala sekolah dengan pendekatan IN 1 = 70 jam ON= 200 jam IN 2 = 30 jam total 300 jam
  • LP3CKS membuat rekaptulasi hasil diklat CKS
  • LP3CKS melakukan proses sertifikasi (lihat bagan usulan sertifikasi)
  • LP3CKS menyusun laporan hasil pelaksanaan Diklat CKS dan menyerahkan ke Dinas Pendidikan
  • Dinas Pendidikan menerima Laporan dan sertifikat Kepala Sekolah dari LP3CKS
  • Dinas Pendidikan membuat pengumuman kelulusan hasil Diklat Calon Kepala Sekolah dan Menyerahkan sertifikat kepala sekolah
  • Kepala Sekolah menyampaikan hasil diklat calon kepala sekolah dan menyerahkan sertifikat kepada peserta
  • Peserta menerima sertifikat kepala sekolah
  • LP3CKS mengirim salinan sertifikat ke LPPKS

5. Sertifikasi kepala sekolah

  • LP3CKS (Lembaga Penyelenggara Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah) Mengajukan permohonan kepada LPPKS untuk menerbitkan NUKS (Nomor Unik Kepala Sekolah) beserta data peserta dan hasil pelaksanaan Dinklat calon Kepala Sekolah.
  • LPPKS melakukan verifikasi terhadap data peserta dan hasil pelaksanaan diklat calon kepala sekolah.
  • LPPKS menerbitkan Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS)/STTP
  • LP3CKS menerima SK NUKS/STTP  sebagai dasar penerbitan sertifikat kepala sekolah.

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*